Logo

Desa Putik

Kabupaten Kepulauan Anambas

Home

Profil

Infografis

Listing

IDM

Berita

Belanja

Taman Desa Putik: Dari Swadaya Masyarakat Menjadi Pusat Ekonomi dan Kebanggaan Desa

Taman Desa Putik: Dari Swadaya Masyarakat Menjadi Pusat Ekonomi dan Kebanggaan Desa

Invalid Date

Ditulis oleh Leni Apriyani

Dilihat 139 kali

Taman Desa Putik: Dari Swadaya Masyarakat Menjadi Pusat Ekonomi dan Kebanggaan Desa

Taman Desa Putik— 

Dari Keringat Swadaya Menjadi Warisan Desa

Di balik keindahan Taman Desa Putik hari ini, tersimpan kisah panjang tentang semangat gotong royong, pengorbanan, dan tekad masyarakat dalam membangun desanya dari nol hingga menjadi desa mandiri dan berprestasi.

Taman Desa Putik hari ini berdiri sebagai ruang terbuka yang indah dan hidup. Namun di balik keindahannya, tersimpan kisah panjang tentang semangat, pengorbanan, dan kebersamaan masyarakat yang telah tumbuh bahkan sebelum Desa Putik resmi menjadi desa definitif.

Awalnya, kawasan ini direncanakan sebagai lapangan sepak bola. Sebuah gagasan sederhana, namun sarat makna—menghadirkan ruang berkumpul dan mempererat kebersamaan warga. Tanpa menunggu bantuan pemerintah, masyarakat Desa Putik bergerak dengan kesadaran kolektif. Mereka bergotong royong, menyumbangkan tenaga, waktu, bahkan pikiran, dengan penuh keikhlasan. Tidak ada imbalan yang diharapkan, selain harapan akan masa depan desa yang lebih baik.

Pembangunan tahap awal sepenuhnya dilakukan melalui swadaya masyarakat. Dukungan yang ada saat itu sangat terbatas, hanya berupa bantuan alat berat dari pihak perusahaan migas. Namun keterbatasan tidak menjadi penghalang. Justru dari situlah lahir kekuatan besar—semangat persatuan yang kokoh.

Setelah kawasan tersebut berhasil ditimbun, perubahan mulai terlihat. Ketika Desa Putik resmi menjadi desa definitif, pemerintah desa melalui program pembangunan mulai memberikan dukungan lanjutan, salah satunya dengan pembangunan batu miring untuk menahan abrasi. Langkah ini menjadi penguat dari fondasi awal yang telah dibangun oleh masyarakat.

Seiring waktu, ketika lapangan sepak bola lama telah direvitalisasi dan dinilai layak digunakan, masyarakat bersama pemerintah desa mengambil keputusan strategis: mengubah kawasan tersebut menjadi taman desa. Keputusan ini tidak hanya menjawab kebutuhan ruang publik, tetapi juga membuka peluang baru bagi pengembangan desa.

Pengelolaan taman kemudian dipercayakan kepada BUMDes. Dengan pengelolaan yang terarah dan profesional, kawasan ini terus ditata dan dikembangkan. Hasilnya pun nyata. Taman Desa Putik tidak lagi sekadar ruang rekreasi, melainkan telah menjelma menjadi pusat aktivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Berbagai usaha kuliner mulai bermunculan, lapangan kerja tercipta, dan Pendapatan Asli Desa (PAD) mengalami peningkatan. Taman ini menjadi tempat di mana anak-anak bermain dengan riang, keluarga berkumpul dengan hangat, serta masyarakat dari dalam maupun luar desa datang menikmati suasana.

Lebih dari itu, Taman Desa Putik juga berfungsi sebagai ruang pemersatu. Beragam kegiatan digelar  disini—mulai dari seni budaya, kegiatan kepemudaan, pemberdayaan perempuan, hingga kegiatan keagamaan seperti MTQ tingkat kecamatan. Taman ini telah menjadi jantung kehidupan sosial Desa Putik.

Keberhasilan ini tentu bukan hasil instan. Ia merupakan buah dari kerja keras panjang, doa, serta perjuangan para pendahulu dan tokoh masyarakat yang telah meletakkan fondasi dengan penuh pengorbanan. Sudah sepantasnya jasa mereka dikenang dan dihargai, karena tanpa mereka, Taman Desa Putik tidak akan menjadi seperti sekarang.

KIni, Desa Putik tidak hanya dikenal sebagai desa yang berkembang, tetapi juga sebagai desa yang berprestasi. Pengelolaan taman BUMDes telah membawa dampak signifikan terhadap kemajuan desa. Berbagai penghargaan berhasil diraih, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. bahkan, BUMDes terbaik ditingkat Provinsi Kepualaun Riau.

Prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan berbasis masyarakat dapat mendorong kemajuan desa secara berkelanjutan. Desa Putik kini berdiri sebagai Desa Mandiri sekaligus Desa Berprestasi, menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya. 

Taman Desa Putik bukan sekedar ruang terbuka, tetapi simbol hidup dari kekuatan kebersamaan. Ia adalah warisan berharga yang lahir dari keringat msyarakat, dan akan terus menjadi kebanggaan bagi generasi yang akan datang,

Salam Bangga Membangun Desa

Artikel ini diadaptasi dari penyampaian Kepala Desa Putik dan telah disunting untuk penyempurnaan isi. (Rabu, 6 Mei 2026)

Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Desa Putik

Kecamatan Palmatak

Kabupaten Kepulauan Anambas

Provinsi Kepulauan Riau

© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia